WisataNusantaraku.com
Referensi Wisata Anda
WisataNusantaraku | Referensi Wisata Anda | Wisata Yogyakarta
Home Contact Me About Me
Wisatanusantaraku.com website reputation

Wisata Yogyakarta

Candi Borobudur
Pantai Parangtritis Yogyakarta
Pasar Beringhardjo Yogyakarta
Jalan Malioboro Yogyakarta
Kantor Pos Besar Yogyakarta
Upacara di Candi Borobudur
From resorts to bed & breakfasts... Click now to find all you need to plan the perfect vacation.
Compare hotel prices and find the best deal - HotelsCombined.com
 

 

Real Adventures

Kerajinan Yogyakarta

TAS ANYAMAN KOLEKSI HERATON CRAFT
Tempat perajin tas handmade ini terletak di daerah Kaliurang Yogyakarta, yang telah menjadi langganan tetap para eksportir dari Jepang dan Negara-negara lainnya. Desa Palgading yang terletak di utara Yogyakarta yang masih di kelilingi oleh sawah telah menjadi sentra perajin tas tradisional sejak 1987.
Heraton craft misalnya, selain memproduksi tas kulit juga membuat tas dari bahan daun mendong, enceng gondok, pelepah pisang, kertas koran dan lainnya. Kerapihan dan kekuatan tas produksinya menjadi satu kekuatan utama label ini.

GERABAH DARI KASONGAN
Kerajinan keramik Kasongan telah ada sejak tahun 1820, yang pertama menciptakan kerajinan ini adalah Kyai Song. Oleh karena itu desa ini dikenal dengan nama desa Kasongan.
Keramik Kasongan memiliki bermacam-macam model dan warna yang menarik. Pembuatan gerabah ini masih menggunakan cara tradisional. Salah satunya adalah Subur Ceramics milik H. Suburdjo Hartono, SE yang berdiri sejak tahun 1985.

KAYU BATIK
Selain kain ternyata kayu pun dapat dibatik. Dan salah satu desa kecil di daerah Bantul Yogyakarta menjadi sentra kerajinan kayu batik yaitu Desa Wisata Krebet. Desa ini terletak di bagian barat Kasongan dan memiliki puluhan sanggar kayu batik. Saat ini sanggar Punokawan dan Sanggar Peni merupakan dua sentra kerajinan kayu batik yang cukup besar dan terkenal di desa Krebet. Selain di desa Krebet Anda juga dapat temui di daerah Gunung Kidul Yogyakarta.
BATIK LUWES-LUWES
Batik luwes-luwes di dirikan sejak tahun 1967, dan mulai dikembangkan tahun 1970. Corak batik  adalah merupakan hasil desain sendiri. Batik ini milik Indri Herwahyuni yang menarik adalah pembuatan batik ini memanfaatkan pasir laut. Prosesnya disebut batik ceblos dengan proses cap yang lebih efisien. Produksi batik biasanya untuk taplak meja, kain, sarung atau kemeja.

DESA WISATA SENTRA KERAJINAN BAMBU
Terletak di daerah Sumber Agung, Moyudan, Sleman Yogyakarta dan berdiri sejak tahun 1969. Kerajinan bambu ini berlabel Tunggak Semi Bamboo Handycraft, produksinya mencakup kebutuhan rumah tangga seperti besek, tampah dan tempat nasi.  Kini hasil produksinya sudah di ekspor ke Belanda dan Negara-negara Eropa lainnya, dan mulai memproduksi tempat tissue, tempat sampah, kotak asesoris dan berbagai model yang kreatif dan menarik.

KERAJINAN WAYANG KULIT
Di sebelah selatan Yogyakarta terdapat desa Wisata Gendeng yang merupakan sentra kerajinan wayang kulit. Dengan bahan kulit kambing dan kerbau pilihan, proses pembuatan wayang kulit ternyata cukup rumit dan membutuhkan ketelitian serta jiwa seni yang besar. Wayang kulit awalnya hanya untuk pertunjukkan wayang, kini di manfaatkan juga sebagai cinderamata, hiasan dinding, kap lampu, cinderamata perkawinan seperti gantungan kunci,  kipas, dan pembatas buku.

globester2
Yogyakarta, Indonesia Vacations, Rentals, Adventure Travel, Tours & Getaways
Travel & Tourism Guide To Vacation In Yogyakarta, Indonesia. Start Your Yogyakarta Vacation Planning Today!
Travel & Tourism Guide To Vacation In Yogyakarta, Indonesia. Start Your Yogyakarta Vacation Planning Today!
Top Yogyakarta, Indonesia vacation & travel ideas - find the best Yogyakarta vacations, adventures & getaways. Listings for accommodations & resorts to adventure travel & local attractions In Yogyakarta, Indonesia.

DAGADU JOGJA
Dagadu jogja adalah kaos oblong yang menjadi cinderamata asal Yogyakarta. Di dirikan tahun 1994 dengan konsep kaki lima yang letaknya di dalam Mal Malioboro. Dagadu di dirikan oleh 25 orang mahasiswa Arsitek UGM, desainnya cukup sederhana dan menarik, karena menceritakan kekayaan budaya Yogyakarta dalam bentuk unik. Kelompok usaha ini juga melayani delivery service ke dalam dan ke luar kota.  

KERAJINAN PERAK KOTA GEDE YOGYAKARTA
Perhiasan perak merupakan salah satu asesoris yang mewah dan berkelas. Proses pembuatan perak di mulai dari perak murni yang didapat dari Cikotok, Jawa Barat. Perak murni yang belum ada campuran di lebur dengan tembaga, campuran tembaga membuat perak lebih keras sehingga mudah di bentuk. Setelah di campur perak di bentuk sesuai dengan kebutuhan seperti sendok, tempat garam, anting, kalung atau miniatur Borobudur.
Selain itu terdapat pula museum perak yang berada di jalan Kemasan Yogyakarta. Di museum ini Anda dapat mengetahui sejarah asal mulanya kerajinan perak di Kotagede. Di sana juga terdapat mesin pengolah perak pertama kali yang sudah tua serta bagaimana proses pembuatan perak.

OLEH-OLEH KHAS YOGYAKARTA
Malioboro, merupakan jalan di mana para wisatawan dari luar Yogyakarta mencari cinderamata. Di Malioboro Anda dapat memperoleh barang-barang dari harga yang paling murah hingga berkelas. Di jalan Malioboro juga terdapat pasar Beringharjo, merupakan pasar terbesar di Yogyakarta, di tempat ini Anda dapat menemukan barang-barang khas Yogyakarta seperti batik.
Jalan Pathok, jalan ini berada tidak jauh dari jalan Malioboro. Kini jalan Pathok berubah menjadi Jalan Aip II KS. Tubun. Bakpia Pathok merupakan jajanan kacang hijau yang di balut kulit tepung, dan berasal dari jalan Pathok ini. Bakpia Pathok awalnya berasal dari pembuat bakpia pertama terkenal sejak 1978 dari Jalan PAthok no.75 Yogyakarta yang sampai sekarang tetap bernama Bakpia Pathok 75. Seiring waktu bakpia mulai mengembangkan isi dengan kacang merah, rasa cokelat, keju dan durian. Ada juga Bakpia Merlino yang terletak di daerah Wirobrajan Yogyakarta, sebelah barat Malioboro dengan rasa bakpia kacang hijau di campur keju yang sangat lezat. Selain itu oleh-oleh dari Yogyakarta adalah yangko dan geplak, kripik paru, jenang, kripik jamur, gethuk trio, wajik dan lainnya. Pusat oleh-oleh juga terletak di jalan Mataram, belakang Malioboro.

Malioboro Yogyakarta

Malioboro merupakan nama jalan yang lokasinya berdekatan dengan stasiun kereta api Jogja. Sepanjang jalan ini merupakan pusat belanja kota Yogyakarta. Umumnya berupa souvenir khas Yogyakarta seperti batik, cinderamata juga makanan khas Yogyakarta seperti gudeg. Di malam hari Malioboro tak pernah sepi karena ramai oleh penjual makanan seperti angkringan atau sego kucing (nasi kucing) yaitu ciri khas kaki lima yang selalu ada 24 jam, ayam goreng dan yang uniknya biasanya tempat makannya berupa lesehan. Namun kini Malioboro juga banyak di lengkapi dengan restoran dan kafe-kafe kecil . 

Benteng Vredeburg Yogyakarta

Benteng berbentuk segiempat di bangun tahun 1765 oleh Belanda untuk melindungi diri dari serangan meriam Keraton Yogyakarta. Benteng ini di kelilingi parit dan saat ini banyak digunakan untuk tempat pameran lukisan dan acara kesenian lainnya.

Pasar Beringharjo Yogyakarta

            Di dirikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I dan berada di sebelah utara Benteng Belanda (Vredeburg), di sekitarnya terdapat pemukiman orang-orang Cina, Eropa, kantor, rumah dan makam. Pasar ini mengalami pemugaran sebanyak dua kali. Pintu masuk utama berada di bagian tengah komplek pasar. Lebar jalan utama yang berukuran 2 meter membuat pengunjung cukup untuk berbelanja.

Taman Sari Yogyakarta

            Taman (kebun bunga) dan Sari (indah, bunga) memang di tujukan sebagai taman bunga yang indah. Di bangun sejak pemerintahan Hamengkubuwono I, yaitu setelah perjanjian Giyanti dan selesai pada masa Hamengkubuwono II. Komplek ini di gunakan keluarga raja untuk beristirahat dan berekreasi. Bangunan ini mencerminkan kekayaan multikultur karena mendapat pengaruh dari Portugis, Belanda, Cina, Jawa, Hinduisme, Buddhisme, Nasrani dan Islam.

Pagelaran Keraton Yogyakarta

            Berbentuk bangsal dan terletak di bagian depan Keraton Yogyakarta. Pagelaran Keraton Yogyakarta adalah bangunan terbuka tempat raja memperlihatkan sesuatu kepada rakyat Yogyakarta. Sultan hadir di pagelaran hanya 3 kali dalam setahun yaitu pada saat Pisowanan Ageng Grebeg Mulud, Sawal dan Besar. Selain itu peristiwa Ngarso Dalem juga hadir misalnya dalam penobatan Sultan atau putra mahkota.Gedung

Bank Indonesia dan Kantor Pos Besar Yogyakarta

            Di ujung jalan Malioboro, berdirilah Kantor Pos Besar dan Bank Indonesia. Kedua gedung ini di buat oleh Belanda pada abad 18 yang membuat kota Yogyakarta semakin indah
Tujuan Wisata Anda:
Desain website dan Web hosting berkualitas di IdeBagus
Candi Pawon

 

Real Adventures
Wisata Dieng Plateau | Wisata Wonosobo | Wisata Semarang | Wisata Blitar | Wisata Pantai Pangandaran | Wisata Pelabuhan Ratu | Wisata Tangkuban Perahu | Wisata Kawah Putih Ciwidey | Wisata Cirebon & Kuningan | Wisata Tana Toraja | Wisata Lawang Sewu | Wisata Pantai Anyer | Wisata Pantai Carita | Wisata Pulau Umang | Wisata Museum Kereta Api Ambarawa | Wisata Taman Mini Indonesia Indah | Wisata Jakarta | Wisata Banten | Wisata Yogyakarta | Wisata Bukittinggi | Wisata Bandung | Wisata Bogor | Wisata Lombok | Wisata Surabaya | Wisata Pulau Komodo | Wisata Pantai Parangtritis | Wisata Bali | Wisata Pantai Ayah | Wisata Jawa Barat

Home | Contact Me | About Me
© 2009 WisataNusantaraku.com | Referensi Wisata Anda